Cara Mengecek Nomor Porsi Haji dan Estimasi Pemberangkatan

cara mengecek nomor porsi

Menginjakkan kaki di tanah suci untuk menunaikan ibadah haji, merupakan mimpi terbesar bagi seluruh muslim muslimah beriman di seluruh penjuru bumi. Naik haji merupakan rukun Islam nomor lima, yang menjadi bukti kesungguhan kita untuk memenuhi kelima rukun Islam dengan ikhlas.

Akan tetapi, disebabkan oleh banyaknya calon jemaah haji yang mendaftar dan ingin segera berangkat menuju tanah suci Mekah, maka terjadi antrian yang begitu panjang dengan estimasi pemberangkatan yang tidak sebentar.

Setelah melakukan setoran awal sebesar 25 juta Rupiah ke BPS (bank), maka calon jemaah haji akan mendapatkan nomor porsi haji. Nomor ini bisa dikatakan sebagai nomor antrian keberangkatan kita untuk menunaikan ibadah haji.  Lalu bagaimana cara mengecek nomor porsi haji tersebut, dan mengetahui estimasi pemberangkatan kita?

Ternyata kita bisa mengecek nomor porsi haji dan estimasi pemberangkatan secara dalam jaringan (daring/online). Caranya adalah dengan membuka website resmi Kementrian Agama lalu masuk ke menu Basis Data dan masukkan nomor porsi haji kita di sana. Apabila tidak muncul data, berarti tengah dilakukan pembaruan data oleh kementrian agama dan kita bisa kembali nanti.

Apabila tidak bisa mengoperasikan komputer dan bermain internet, maka sebaiknya jika menghubungi call center haji dari Kementrian Agama, di nomor 021-500425. Jika belum bisa juga, maka kita bisa mendatangi sendiri kantor kementrian agama setempat, tempat dimana kita melakukan pendaftaran.

Cara Mencari Biro Perjalanan Haji Tanpa Penipuan

mencari biro perjalanan haji tanpa penipuan

Kerap kita dengar berita mengenai penipuan berskala milyaran Rupiah, dengan kedok travel agent. Kebanyakan mereka berkedok biro perjalanan haji yang menawarkan seabrek fasilitas dengan tarif yang begitu hemat, bahkan cenderung terlalu murah dan tak masuk akal. Tapi namanya juga manusia, terkadang karena harga murah itu mau saja tertipu penawaran yang tak masuk akal.

Lalu bagaimana cara mencari biro perjalanan haji yang aman dan tanpa penipuan?

  • Cara biro perjalanan yang legalitasnya terjamin. Legalitas dari pemerintah adalah sebuah hal yang wajib bagi biro perjalanan, untuk mendapatkan kepercayaan dari calon kostumer. Misalnya NPWP perusahaan, SK departemen agama dan masih banyak lagi.
  • Ketahui letak kantor biro perjalanan haji. Hal ini penting untuk menyurvey langsung lokasi di mana kantor biro yang akan kita pilih, apakah fiktif atau nyata, apakah sistem kerjanya profesional atau tidak.
  • Jangan tergiur karena harga yang murah. Curiga selalu jika ada tawaran catering, pakwt wisata atau apapun dengan harga yang murah, tapi dengan jumlah banyak atau dengan fasilitas yang tak mausk di akal.
  • Cek berapa lama biro perjalanan haji ini beroperasi, makin lama makin baik.
  • Cek biaya yang tak ditanggung oleh biro perjalanan, jangan sampai uang saku dan uang jaga-jaga yang kita siapkan harus ludes total karena biaya yang tak ditanggung biro perjalanan benar-benar membengkak. Misalnya biaya belanja oleh-oleh dan biaya makan di luar jam makan yang disediakan biro perjalanan.

Demikian adalah cara mencari biro perjalanan haji tanpa penipuan, semoga bermanfaat.

Cara Daftar Haji Terbaru Tahun 2016

cara daftar haji 2016

Penyelenggaraan ibadah haji adalah sebuah rangkaian kegiatan yang beraneka ragam, membutuhkan koordinasi yang tepat, kerjasama yang kuat dan penanganan yang tepat. Serta tentu saja sumber daya manusia yang kompeten untuk mengurus penyelenggaraan ibadah haji per tahunnya.

Terlepas dari kesigapan panitia yang sudah teruji, calon jemaah haji pun harus mengetahui informasi yang cukup mengenai ibadah penggenap rukun Islam kelima tersebut, salah satunya adalah cara daftar haji. Berikut ini adalah persayaratan pendaftaran haji.

  • Islam
  • Berusia minimal 12 tahun ketika mendaftar
  • Memiliki KTP yang masih berlaku atau tanda pengenal lain yang sah
  • Memiliki kartu keluarga, akte kelahiran dan surat kenal lahir atau ijazah atau kutipan akta nikah

Apabila sudah melengkapi semua persayaratannya, maka calon jemaah haji bisa mendatangi Kantor Kementrian Agama di kabupaten atau kota setempat. Jangan lupa membawa syarat pendaftaran seperti KTP, akte lahir dan ijazah. Pendaftaran ibadah haji ini harus dilakukan oleh calon haji itu sendiri, sebab akan diambil foto close up dan pengambilan sidik jari.

Pendaftaran ibadah haji ini dinyatakan sah, apabila calon jemaah haji sudah mendapatkan nomer porsi. Yang dimaksudkan dengan nomer porsi adalah sejenis nomer antrian untuk calon jemaah haji, bersifat pribadi untuk si pendaftar dan tidak bisa digantikan dengan orang lain. Setelah mendaftar, tinggal membayar biaya perjalanan dan menunggu kabar keberangkatan dari pihak yang berwenang.