Tata Cara Wudhu dan Tayamum Jemaah Haji dalam Pesawat

cara wudhu dan tayamum di pesawat

Perjalanan dari Indonesia ke Mekah atau Madinah akan memakan waktu selama kurang lebih 9 jam. Itu artinya kita akan melewati dua waktu shalat dan wajib untuk kita laksanakan. Lalu bagaimana untuk wudhu? Atau lebih baik kita melakukan tayamum saja?

Memang, selama masih ada air lebih baik kita mengambil wudhu dan melaksanakan shalat. Akan tetapi jika kondisinya dalam pesawat terbang, dengan jumlah air yang terbatas dan penumpang yang tak sedikit? Apabila kita memaksa mengambil wudhu, maka malah akan menjadikan kita penumpang yang zhalim.

Oleh karena itu, tayamum di dalam pesawat terbang adalah sangat dianjurkan. Bahkan anda tak perlu kemana-mana untuk melakukan tayamum. Cukup mengusapkan tangan pada sandaran kursi di hadapan anda, mengusapkannya pada wajah (dari ujung dahi hingga ke dagu) dan mengambil lagi debu dari sisi kursi yang belum tersentuh, lantas mengusap tangan kanan dengan telapak kiri dan tangan kiri dengan menggunakan telapak kanan.

Jika memungkinkan, anda juga bisa membawa bekal botol air sprayer sendiri untuk wudhu di dalam pesawat. Dengan ukuran satu liter, maka anda bisa melakukan wudhu sendiri di kursi tanpa perlu kemana-mana. Berwudhu dengan menggunakan air sprayer ini sudah cukup, sebab Rasulullah SAW sendiri jika berwudhu hanya menggunakan satu mud air (kurang lebih 0,68 liter saja). Namun jika tak yakin, bertayamum saja sudah cukup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.